Gejala Penyakit Ginjal

Ginjal adalah organ yang mempunyai pembuluh darah sangat banyak (sangat vaskuler) yang fungsi atau tugas dasarnya adalah menyaring dan membersihkan darah di dalam tubuh. Volume aliran darah ke ginjal adalah 1,2 liter/menit atau 1700 liter/hari yang kemudian disaring menjadi cairan filtrat sebanyak 120 ml/menit (170 liter/hari) ke tubulus. Cairan filtrat ini diproses dalam tubulus sehingga akhirnya keluar dari ke 2 ginjal menjadi urine sebanyak 1-2 liter/hari. Sebagai resume, fungsi ginjal adalah seperti berikut :

– Ginjal bertugas sebagai sistem filter/saringan dan membuang sampah atau sisa-sisa dari berbagai jenis makanan dan benda asing yang ada di dalam tubuh

– Ginjal berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh

– Ginjal bertugas untuk menghasilkan hormon yang mengontrol tekanan darah

– Ginjal juga bertugas sebagai penghasil hormon erythropoietin yang membantu dalam pembuatan sel darah merah

– Ginjal bertugas untuk mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang.

ginjal-manusia gejala penyakit ginjal

Penyebab penyakit ginjal dapat disebabkan oleh penyakit umum atau penyakit penyerta terdahulu seperti kencing manis, hipertensi, kolesterol tinggi, lupus SLE, penyakit kekebalan tubuh lain, asam urat tinggi, malaria, hepatitis, preeklampsia, obat-obatan, amiloidisis, kehilangan banyak cairan yang terjadi secara mendadak: muntaber, pendarahan, luka bakar. Hal-hal tadi dapat berakibat gangguan atau penyakit pada ginjal.
Penyakit lokal pada ginjal : penyakit pada saringan (glomerulus), glomerulonephritis, infeksi seperti kuman pyelonephrits, ureteritis, batu bisa karena bakat/turunan, kelainan proses di ginjal (nephrolithiasis), kista di ginjal seperti plecystic kidney, trauma karena benturan, terpukul, keganasan yang disebabkan oleh kanker seperti malignancy atau sumbatan seperti batu, tumor, penyempitan/striktur.

Terdapat bermacam-macam penyakit ginjal, sehingga pasien datang ke dokter juga dengan macam-macam gejala. Berikut ini kemungkinan seorang pasien dengan kumpulan gejala/sindrom penyakit ginjal seperti berikut :

1. Gagal ginjal akut dengan gangguan ginjal yang mendadak, fungsi ginjal yang “anjlok” tidak dapat mengeluarkan urine.

2. Nefritis akut yang muncul mendadak pada saringan ginjal (glomerulus), muka, tungkai bengkak, ditemukan protein dan darah di urine.

3. Gagal ginjal kronik dengan gangguan kronis/menahun pada ginjal sehingga fungsi ginjal turun.

Keluhan dan gejala lainnya antara lain dengan kondisi lemas, nafsu makan yang menurun, timbul rasa mual dan muntah, wajah terlihat lebih mudah pucat seperti kekurangan darah dan zat besi, keluarnya air kencing dalam jumlah yang sedikit, beberapa diantaranya timbul gejala sesak napas.

Jadi, bila menurigai ada gangguan penyakit ginjal, disarakan untuk melakukan pemeriksaan yang paling sederhana yaitu memeriksakan urine lengkap di laboratorium untuk mendapatkan data/fakta awal yang berguna untuk proses selanjutnya menemukan apakah terjadi penyaktit ginjal. Gejala penyakit ginjal dapat digolongkan pada 2 golongan yakni gejala penyakit ginjal akut dan gejala penyakit ginjal kronis.

Posted in Gejala Penyakit Ginjal | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit GInjal Kronis

Gejala Penyakit Ginjal KronisPenyakit Ginjal kronis adalah suatu keadaan yang ditandai dengan fungsi ginjal yang mengalami penurunan secara bertahap. Keadaan yang seperti ini akan bersifat permanen, dan status dari penyakit ginjal kronis biasanya akan berdampak dengan perubahan pada penyakit gagal ginjal disaat fungsi ginjal sudah mengalami penurunan sehingga akan mencapai tahap dan stadium akhir.

Gejala Penyakit GInjal Kronis

Gagal Ginjal Akut

Penyakit Ginjal Kronis

Penyakit ginjal kronis adalah suatu penyakit yang baru dan juga bisa dideteksi lewat pemeriksaan tes urin serta darah. selain itu, gejala yang menunjukkan sifat umum yang membuat penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya mengalami penyakit ginjal stadium lanjut. Untuk kasus penyakit ginjal stadium lanjut, biasanya akan menimbulkan gejala penyakit ginjal kronis seperti :

  1. Sesak nafas
  2. Mengalami kelelahan
  3. Mengalami pembengkakan didaerah pergelangan kaki dan tangan hal ini disebabkan karena adanya penumpukan cairan didaerah sirkulasi tubuh, dan sesak nafas, serta munculnya darah didalam urin.

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis gejala penyakit ginjal kronis adalah dengan melakukan pemeriksa darah serta urin yang dilakukan dengan teratur setiap tahunnya. Hal ini sangat disarankan bagi mereka yang mempunyai resiko tinggi mengalami penyakit ginjal kronis. Dan jika Anda termasuk salah satu orang yang beresiko tinggi mengalami gejala penyakit ginjal kronis, diantara lainnya yang mempunyai masalah tekanan darah tinggi, penyakit diabetes, dan juga riwayat kesehatan keluarga yang mengalami penyakit ginjal kronis.

Untuk sebagian orang, gejala penyakit ginjal kronis ini bisa mengakibatkan fungsi ginjal berhenti sepenuhnya. Dan keadaan yang seperti ini sering disebut sebagai penyakit gagal ginjal stadium akhir. Perawatan yang harus dilakukan adalah dengan melakukan cuci darah agar bisa membantu untuk pengidap penyakit ginjal kronis supaya tetap hidup. Selain itu, proses kerja dari perawatan yang dilakukan ini biasanya adalah menyerupai ginjal buatan.

Pengobatan yang dilakukan pada gejala penyakit ginjal kronis adalah mengendalikan gejala yang muncul, kemudian meminimalkan komplikasi yang terjadi serta juga memperlambat terjadinya perkembangan penyakit. Penyebab serta berbagai kondisi yang bisa mengakibatkan kondisi semakin memburuk harus segera dikoreksi. Melakukan diet rendah protein yang akan membantu menghambat perkembangan dari gejala penyakit ginjal kronis. Dan menambahkan asupan makanan yang mengandung vitamin B, serta vitamin C akan diberikan jika si penderita melakukan diet ketat atau menjalani dialisa.

Untuk mereka yang menderita penyakit gagal ginjal kronis biasanya kadar dari trigliserida yang ada didalam darah menunjukkan angka yang tinggi. Hal ini akan mengakibatkan komplikasi yang terjadi semakin tinggi, misalnya adalah seperti penyakit stroke, serangan jantung. Dan hal yang bisa dilakukan dalam menurunkan kadar trigliserida didalam darah adalah dengan pemberian gemfibrosil. Selain itu, adang asupan cairan juga dibatasi dengan tujuan untuk mencegah kadar garam yang terlalu rendah didalam darah. dan asupan dari garam yang juga biasanya tidak dibatasi kecuali jika memang terjadi masalah edema atau penimbunan cairan didalam jaringan atau penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Selain itu, perawatan yang harus dilakukan adalah dengan menghindari jenis makanan yang mengandung kalium. Hiperkalemia atau kadar kalium yang tinggi didalam darah merupakan suatu keadaan yang sangat berbahaya. Karena hal ini akan membuat resiko serangan jantung atau juga gangguan irama jantung menjadi semakin tinggi. Dan jika adar dari kalium yang terlalu tinggi, maka harus diberian natrium polisteren sulfonat yang bisa mengikat kalium, sehingga kalium akan dikeluarkan lewat tinja.

Aelain itu, kadar fosfat yang ada didalam darah juga harus dikendalikan dengan baik caranya adalah dengan membatasi asupan makanan yang mengandung kandungan fosfat didalamnya. Jika diberikan obat-obatan yang bisa membantu mengikat fosfat, misalnya adalah seperti kalsium karbonat, kalsium asetat, dan juga alumunium hidroksida. Penyakit anemia yang terjadi disaat ginjal sudah mulai gagal dalam memproduksi eritropoetin ke dalam jumlah yang cukup. Eritropietin adalah suatu hromon yang bekerja dalam membantu merangsang terjadinya pembentukan sel darah merah. Dan selain itu, respon dalam penyuntikan poietin juga biasanya bersifat sangat lambat. Selain itu, transfusi darah yang diberikan biasanya jika mengalami penyakit anemia berat yang menunjukkan gejala.

Selain itu kecenderungan terjadinya pendarahan untuk sementara waktu biasanya bisa diatasi dengan cara melakuan transfusi sel darah merah atau yang disebut dengan platelet dengan penggunaan obat-obatan misalnya adalah seperyi desmprosin atau estrogen. Dan tindakan yang seperti ini harus dilakukan jika si penderita mengalami cidera atau juga sebellum menjalani prosedur pembedahan disaat pencabutan gigi.

Gejala dari gagal ginjal kronis yang muncul akibat dari penimbunan cairan dan juga natrium. Dan untuk kondisi ini biasanya dilakukan dengan cara membatasi asupan natrium atau juga memberikan diuretik. Sedangkan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi untuk kasus yang berat, maka pemberian obat hipertensi yang standar bisa dilakukan. Dan jika pengobatan awal yang dilakukan pada penyakit gagal ginjal biasanya tidak efektif lagi, maka yang dilakukan adalah dialisa dalam jangka waktu lama atau juga dengan melakukan cangkok ginjal.

Itulah iinformasi mengenai gejala penyakit ginjal kronis. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih

Gejala Penyakit GInjal Kronis

Posted in Gejala Penyakit Ginjal | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Ginjal Akut

Gejala penyakit ginjal akut – gagal ginjal akut merupakan hilangnya merupakan ginjal untuk menyaring darah secara tiba-tiba ketika itu terjadi maka cairan elektrolit dan kotoran akan bercampur di dalam darah. Penyebab dari gagal ginjal akut seperti berkurangnya jumlah aliran darah ke ginjal, terjadi penyempitan atau sumbatan pada saluran kandung kemih setelah melewati ginjal, efek samping dari penyakit terdahulu sebelum ginjal namun berefek langsung pada ginjal, trauma pasca operasi ginjal sebelumnya dan penyebab lainnya yang membuat ginjal mengalami kerusakan dan infeksi sehingga memperburuk kondisi ginjal.

Namun penyebab utama dari gagal ginjal akut adalah berkurangnya volume darah dalam ginjal akibat dari perdarahan hebat, dehidrasi atau cedera fisik yang mengakibatkan penyumbatan darah pada pembuluh darah, fungsi jantung yang semakin menurun dalam memompa darah dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh (gagal jantung), tekanan darah yang rendah dalam keadaan yang kritis (terjadi syok berat), penyakit kegagalan hati (sindroma hepatorenalis), terjadi penyumbatan darah pada bagian prostat yang umumnya terjadi pada pria sehingga menyumbat aliran air kemih, adanya tumor yang terdapat pada saluran kandung kemih, adanya zat-zat beracun yang tak terbuang oleh ginjal, terjadi penyumbatan arteri pada pembuluh vena di ginjal, dan sebagainya. Maka dari itu kenali terlebih dahulu gejala penyakit ginjal akut.

Gejala penyakit ginjal akut

Gejala penyakit ginjal akut

Berbagai macam Gejala Penyakit Ginjal Akut adalah seperti :

  • Pertama Gejala Penyakit Ginjal Akut karena adanya penyakit anemia atau kurang darah atau kurang sel darah merah. Anemia yang disebabkan oleh tubuh yang kekurangan sel darah merah (eritrosit) dan hemoglobin yang berfungsi sebagai pemasok darah dan pembawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Tingkatan yang rendah pada erythropoietin yang tidak mencukupi untuk menstimulasi tulang. Akibat adanya anemia ini, tubuh menjadi sering kelelahan, kurang suplai oksigen pada sel-sel darah merah terutama pada mereka yang aktif bekerja, serta terjadinya peningkatan kadar asam tubuh yang tidak mampu dikendalikan oleh ginjal yang telah rusak atau gagal.
  • Kedua Gejala Penyakit Ginjal Akut adalah pada awal permulaan, mungkin gagal ginjal tidak memberi atau menunjukkan gejala yang mudah dikenali dan terlihat oleh mata. Namun ketika fungsi ginjal mengalami penurunan kerja yang dikaitkan dengan ketidak mampuan ginjal untuk mengatur keseimbangan-keseimbangan air dan elektrolitnya, ketidak mampuan ginjal untuk membersihkan sisa-sisa metabolisme tubuh, ketidak mampuan organ ginjal dalam membantu memproduksi sel darah merah yang sehat. Ketidak mampuan ginjal dalam menjalankan fungsi kerjanya akan menuai pada penurunan tingkat kesehatan seperti tubuh terasa lemah dan lelah, napas menjadi pendek, tubuh menjadi tidak bergairah, dan terjadi pembengkakan di suatu bagian tubuh. Keadaan yang demikian akan semakin mengancam jiwa.
  • Ketiga Gejala Penyakit Ginjal Akut meliputi karena adanya metabolic acidosis atau terjadi peningkatan keasaman tubuh yang disebabkan oleh ketidak mampuan ginjal untuk menghasilkan bicarbonate, mengubah metabolisme ennzim dan oksigen yang menyebabkan gagal organ.
  • Keempat Gejala Penyakit Ginjal Akut meliputi banyaknya limbah atau sisa metabolisme tubuh yang tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal yang telah rusak, sehingga mengalami penurunan nafsu makan, kelesuan, dan tubuh yang cepat meras lelah. Hal demikian akan semakin melumpuhkan keadaan tubuh menjadi lemah, dimana fungsi mental akan semakin berkurang dan koma dapat terjadi.
  • Kelima Gejala Penyakit Ginjal Akut meliputi adanya peningkatan pada urea yang ada didalam darah (uremia) yang dapat mempengaruhi fungsi dari beberapa organ mulai dari otak (encephalopathy) dengan adanya perubahan dari pemikiran, terjadi peradangan dari lapisan jantung/heart lining (pericarditis), tingkat kalsium yang rendah hingga mengurangi fungsi kerja dari otot tubuh.

Cara pencegahan Gagal ginjal Akut adalah :

  • Melakukan tekhnik pernapasan dengan diagfragma guna untuk membuat anda lebih tenang. Ketika anda menghirup napas, biarkan perut anda mengembang. Dan ketika anda membuang napas maka perut anda akan secara alami akan berkintraksi. Tekhnik pernapasan ini juga dapat membantu menenangkan otot bagian perut dan dapat memicu membuat aktifitas berjalan dengan normal.
  • Ikuti petunjuk dokter jika anda memiliki penyakit ginjal atau kondisi lain yang dapat meningkkatkan resiko gagal ginjal akut.
  • melakukan menjalani program diet bukan berarti membatasi atau mengurangi makanan yang kita konsumsi, diet yang dilakukan adalah diet sehat dengan tetap memperhatikan kebutuhan tubuh akan sumber nutrisi, gizi dan lainnya. Diet hanya untuk mengatur pola makan dan mengatur asupan komponen gizi untuk menyeimbangkan tubuh. Untuk penderita gagal ginjal akut harus memperhatikan jenis perawatan yang dijalani dengan menyeimbangkan jumlah dan jenis nutrisi yang harus disesuaikan dengan penyebab gagal ginjal kronik misalnya seperti gagal ginjal yang disebabkan karena trauma, luka bakar, infeksi dan penyebab lainnya.
  • Melakukan kegiatan seperti mendengarkan musik, membaca buku, bermain game atau mandi supaya akan membuat anda rileks
Posted in Gejala Penyakit Ginjal | Tagged , , , | Leave a comment

Gejala Gangguan Ginjal

Ginjal adalah organ yang sangati vital bagi tubuh manusia dikarenakan fungsinya yang merupakan sebagai tempat sampah yang bisa menyaring dan bisa membantu membersihkan darah. Berarti kita tidak punya tempat yang bisa menampung dan membersihkan segala kotoran yang berasal dari makanan dan juga polusi. Bisa dipastikan juga residunya masih bercampur di dalam darah, pada dahak, darah selalu mengalir tak ada hentinya ke seluruh tubuh untuk memberikan makanan kepada tubuh. Tentunya hal ini juga bisa ikut menyebar ke seluruh organ-organ yang lainnya. Gejala gangguan ginjal bisa dicegah dengan menjalani gaya hidup sehat. Selain itu juga, kita juga harus rutin  dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah dan juga gula darah, minimal dilakukan tiga bulan sekali. Dengan begitu, gangguan ginjal bisa sedini mungkin untuk dideteksi.

Salah satu gangguan penyakit ginjal adalah batu ginjal. Batu ginjal dibagi menjadi empat, yakni kalsium, batu asam uric, batu strivite, dan batu cystine. Batu kalsium yang merupakan diderita sebagian besar orang, batu ini merupakan suatu hasil dari kombinasi dari kalsium dan oksalat yang timbul jika kandungan zat itu terlalu banyak di dalam urin. Bukan hanya itulah, kelebhan vitamin D juga memancing terlalu banyak penyerapan kalsium. Mengatasi gejala gangguan ginjal bisa dilakukan dengan menjalani hidup sehat. Hal ini bisa mencegah gejala gangguan ginjal.

Diet sehat dengan mencakup banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan juga kacang-kacangan, susu yang rendah akan lemak dan juga biji-bijian bisa membantu mengatasi masalah pembatasan asupan garam, daging merah dan juga daging olahan serta mengurangi minuman yang sangat manis yang merupakan cara efektif untuk mencegah dari terbentuknya batu ginjal.

Untuk mengatasi gejala gangguan ginjal maka perbanyaklah mengonsumsi air putih agar seni menjadi lancar. Ketika berada diruangan yang ber-AC, maka perbanyaklah minum air putih walaupun tidak haus. Tinggal didaerah tropis atapun bekerja di suhu yang panas perlu banyak mengonsumsi air putih untuk menggantikan keringat yang dihasilkan.

 

Posted in Gejala Penyakit Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Awal Penyakit Ginjal

Gejala awal penyakit ginjal sangat umum dan menyerupai gejala penyakit lain, sehingga sering terabaikan dan tidak diwaspadai. Penyebabnya mungkin radang ginjal menahun, batu gijal, batu saluran kemih yang kurang mendapat perhatian, obat-obatan modern ataupun tradisional yang di makan dalam jangka panjang, hipertensi, diabetes, narkoba, atau penyakit ginjal genetik.

Ginjal tergantung dari sirkulasi darah untuk menjalankan fungsinya sebagai pembersih darah sampai tubuh. Bila terjadi gangguan pada sirkulasi darah akibat penyempitan pada pembuluh darah (kolesteroll, lemak, diabetes) sehingga tekanan darah mejadi berlebihan (hipertensi) yang berlangsung dalam jangka panjang (kronis), maka mengakibatkan kerusakan pada ginjal dan fungsinya akan menurun. Begitu pula adanya batu ginjal dan pembengkakan pada pembuluh darah akibat radang atau infeksi dan menmbulkan gejala awal penyakit ginjalnya seperti sumbatan yang membuat ginjal harus bekerja lebih keras. Sumbatan tersebut akan mengganggi kerja ginjal, karena penyaringan racun dan sisa metabolisme dilakukan melalui sistem vaskuler atau kumpulan pembuluh darah yang sangat halus di ginjal sangat rawan tersumbat.

ginjal-manusiaPenyebab gejala awal  penyakit ginjal yang disebut sebagai penyakit metabolik (metabolic syndrome) dimulai dari gangguan metabolsime karbohidrat yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang akan membebani kerja insulin. Bila dibiarkan terus menerus ini akan menyebabkan gejala awal penyakit diabetes melitus tipe 2, yang dapat mengundang penyakit lain yang terkait (penyempitan pembuluh darah, sakit jantung, dan gagal ginjal). Gangguan metabolisme dapat menyebabkan terjadinya penyakit degeneratif yang berbahaya, seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner, lupus, dan kanker, yang beresiko menyebabkan terjadinya gagal ginjal kronis.

Gagal ginjal termasuk salah satu the silent killer yang berkembang tapa memberikan gejala sebagai tanda peringatan, tahu-tahu sudah menjadi kasus yang berat. Begitu fungsi ginjal sudah tinggal dibawah 5 persen, ginjal hampir tidak berfungsi lagi, dan cuci darah pun harus dilakukan. Padahal gagal ginjal mungkin diawali dari hal yang sepele, yaitu pola makan yang tinggi lemak dan karbohidrat, kurang gerak, dehidrasi (kurang minum) atau infeksi saluran kemih yang umum dialami oleh penduduk kota sekarang ini. Karena itu, waspadailah bila Anda mengalami infeksi saluran kemih yang berulang atau menderita batu ginjal.

Posted in Gejala Penyakit Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Macam-Macam Penyakit Ginjal

Banyak masyarakat kita yang belum mengetahui secara pasti manfaat dari ginjal, sehingga banyak orang yang kurang memperhatikan organ yang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Namun ketika organ ginjal ini mengalami gangguan fungsi, seseorang yang mengalami gejala dari kerusakan ginjal seperti sering berkemih namun jarang minum, mengalami penurunan volume air kemih karena tersumbatnya saluran kemih (keluar kencing sedikit), sesak napas, cepat merasa lelah, rasa nyeri di pinggang dan gejala lainnya.

Penyakit ginjal yang tidak cepat tertangani akan semakin memperburuk dan memperparah ginjal dan mengundang faktor resiko dari ginjal seperti penyakit degeneratif atau penyakit kronis (jantung, saluran kandung kemih, gagal ginjal akut atau kronik, diabetes mellitus, dan stroke).

Salah satu tahapan dari penyakit gagal ginjal kronis

Secara garis besar penyakit gangguan ginjal tebagi menjadi 3 jenis atau tahapan pada penyakit ginjal. Berikut ini adalah uraian dari beberapa jenis penyakit ginjal, diantaranya :

1. Ginjal akut

Ginjal akut merupakan penyakit ginjal yang pertama kali dicetuskan dari gangguan ginjal atau yang disebut dengan pre renal. Terjadinya ginjal akut disebabkan oleh beberapa hal, yakni :

– Mengalami muntaber kemudian pendarahan
– Kaki menjadi bengakak
– Mengalami tekanan darah yang semakin meningkat
– Rasa nyeri pada bagian pinggang
– Perubahan warna urine yang menjadi kemerahan

Ginjal akut kemudian akan mengalami peningkatan tahapan pada stadium yang terakhir yang disebut post renal yakni terjadi penyumbatan pada saluran kandung kemih yang disebabkan oleh adanya penyakit kencing batu, pembekuan darah, adanya tumor dsb.

2. Ginjal kronik

Ginjal kronik merupakan tahapan kedua dari gangguan ginjal yang disebabkan oleh beberapa serangan dari penyakit seperti diabetes mellitus, tekanan darah tinggi atau hipertensi batu ginjal yang diakibatkan dari efek samping konsumsi obat-obatan yang mengandung racun atau efek samping pada fungsi ginjal.

Gejala yang akan timbul bila seseorang terkena ginjal kronik adalah muka terlihat sangat sembab (lesu dan tidak bercahaya), tekanan darah yang terus meningkat, sulit untuk berkemih.

3. Gagal ginjal

Gagal ginjal merupakan tahapan terakhir dari gangguan penyakit ginjal atau kombinasi dari gejala-gejala penyakit ginjal akut dan ginjal kronik.

Pengobatan yang dapat dilakukan pada penyakit gagal ginjal dengan cara melakukan penerapan pola makan yang sehat, jika perlu melakukan diet sehat dan seimbang, diet rendah garam atau dengan cara melakukan terapi ginjal pengganti. Namun cara yang paling sering dilakukan adalah dengan melakukan cuci darah atau transplantasi ginjal atau cangkok ginjal.

Posted in Gejala Penyakit Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Penyakit gagal ginjal dapat menyerang siapa saja baik pria maupun wanita, tidak melihat dari segi sosial dan ekonomi. penyakit gagal ginjal umumnya disebabkan dari gaya hidup yang kurang sehat dan penyebab lainnya berasal dari beberapa penyakit terdahulu yang menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Jika diketahui penyebab sakit atau gangguan ginjal karena pola hidup dan asuhan makanan maka seseorang disarankan untuk mengubah dan menyesuaikan gaya hidup dan asuhan pola makannya. kehidupan normal masih tetap dapat dijalani dengan sehat dan baik. Namun hal yang perlu diingat adalah dengan tetap menjaga kesehatan, mengatur pola makan dan diet makanan rendah garam, serta olahraga teratur.

Untuk mencegah dan menghindari agar ginjal tidak semkain kronis atau memperburuk keadaan ginjal, perlu dilakukan upaya pencegahan, diantaranya :

1. Lakukan olahraga teratur

Lakukan olahraga secara teratur dan ringan sesuai dengan kemampuan fisik, lakukan olahraga minimal 30 menit dalam 2-3 kali seminggu. Untuk seseorang yang mengalami sakit ginjal atau gangguan ginjal lakukanlah olahraga seperti joging, aerobik untuk menguatkan dan mengoptimalkan kembali otot-otot tubuh dan melancarkan sistem metabolisme tubuh.

2. Berhenti merokok

Rokok memang sudah diketahui memiliki efek negatif bagi tubuh dan kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Baik bagi mereka yang sehat maupun dalam keadaan sakit, rokok memang dilarang untuk dikonsumsi karena merugikan kesehatan tubuh. Hal ini diperkuat karena adanya kandungan nikotin dalam rokok yang merupakan zat berbahaya yang dapat melumpuhkan atau menurunkan fungsi organ tubuh manusia. Rokok dapat merusak paru-paru, jantung, ginjal, impotensi, kerusakan janin dll.

3. Mengurangi asupan makanana yang mengandung lemak jenuh

Banyaknya mengonkunsumsi makanan yang berkemak tinggi hanya akan menyebabkan penimbunan lemak dalam darah yang berakibat pada timbulny apenyakit kolesterol sehingga darah akan meningkat dan proses penyaringan darah dari lemak yang merupakan tugas dari organ ginjal akan semakin melemah sehingga ginjal tidak mampu lagi berkeja secara optimal dalam menyaring darah. Oleh karena kurangi dan batasi asupan makanan yang mengandung lemak, meski lemak sangat dibutuhkan tubuh namun dalam batas yang normal.

4. Menjaga berat badan

Obesitas atau kegemukan juga menjadi salah satu faktor dari gangguan ginjal karena kalori yang terkandung dalam tubuh melebihi batas normal, sehingga ginjal tak mampu mengendalikan zat-zat yang masuk dalam tubuh.

5. Perbanyak konsumsi air mineral atau air putih

Penyakit gangguan ginjal memiliki kaitan erat dengan asupan atau konsumsi dari air mineral yang sangat dibtuhkan tubuh. Tubuh manusia lebih banyak membutuhkan mineral yang bersumber dari air dan buah-buahan yang banyak mengadnung air. Pada seseorang tidak menderita gangguan ginjal sekalipun pasti pernah merasakan atau mengeluhkan ginjal mereka sering sakit akibat kurangnya cairan tubuh yang menyeimbangkan dan mempermudah ginjal untuk mengurai zat-zat sisa metabolisme tubuh yang kemudian akan dibuang melalui urine. Dengan rutin mengkonsumsi air putih minimal 8-10 gelas per hari atau lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh dapat meringankan dan mencegah kerusakan ginjal dan faktor resiko dari penyakit ginjal.

6. Melakukan Checkup

Seseorang yang menderita gangguan ginjal, diperlukan untuk melakukan pemeriksaan terhadap tingkat kesehatan secara berkala atau dengan melakukan check up pada pemeriksaan darah atua urine untuk mengetahui apakah anda memiliki resiko terserang gangguan ginjal. Memeriksakan gangguan ginjal seperti kencing batu, prostat dapat mecegah munculnya gagal ginjal.

Posted in Gejala Penyakit Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Gangguan Ginjal

Penyakit ginjal bukanlah termasuk dalam penyakit menular, namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian seseorang yang tervonis penyakit gangguan ginjal. Seseorang yang tervonis mengalami penyakit ginjal ini membutuhkan perawatan dan pengobatan terus-menerus dan membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Penyakit gangguan ginjal yang sudah terdeteksi lebih cepat, akan lebih mudah untuk melakukan upaya pencegahan selanjutnya agar tidak semakin menimbulkan komplikasi dari penyakit ginjal yang semakin memperburuk keadaan menjadi penyakit kronis.

Menurut Prof. Dr. dr. Endang Susalit, SpPD-KGH dari Divisi Ginjal Hipertensi FKUI, beliau menyebutkan bahwa penyakit ginjal dapat menjadi suatu penyakit yang kronik apabila terjadi kerusakan yang sudah lama terjadi atau terjadi lebih dari 3 bulan yang berawal dari gangguan ginjal biasa yang kemudian menimbulkan luka atau infeksi pada ginjal, sehingga ketika dilakukan pemeriksaan ditemukan adanya kelainan pada struktur dan fungsi ginjal.

Penyakit ginjal yang kronik terjadi akibat penurunan fungsi ginjal yang semakin melemah yang kemudian perlahan terjadi gagal ginjal kronik yang merupakan stadium terberat atau stadium lanjut dalam penyakit gagal ginjal. Jika seseorang penderita gagal ginjal telah mencapai pada stadium lanjut atau stadium kronis, maka seseorang disarankan untuk melakukan cuci darah (hemodialisis) yang tentunya membutuhkan dana yang cukup besar selain itu diharuskan mengkonsumsi jenis obat-obatan tertentu untuk mengurangi kerusakan pada ginjal, ketika upaya pengobatan dengan melakukan cuci darah, kemudian konsumsi secara terus-menerus sampai batas waktu yang ditetapkan oleh dokter. Umumnya seseorang yang tervonis mengalami gagal ginjal kronik akan disarankan pula untuk melakukan cangkok ginjal.

Ginjal manusia yang bentuknya seperti biji kacang merah yang memiliki berat kurang lebih 150 gram atau sekitar setengah dari genggaman tangan, namun memiliki fungsi yang sangat penting dan mempengaruhi seluruh bagian organ tubuh manusia. Ginjal selain berfungsi sebagai media yang mengendalikan dan mengatur keseimbangan cairan tubuh, elektrolit dan asam basa. Ginjal yang memiliki fungsi utama sebagai alat untuk membuang sisa-sisa metabolisme dari racun tubuh, mengatur tekanan darah serta menjaga kesehatan tulang.

Kenali gejala-gejala dari penyakit ginjal, gagal ginjal dan keluhan seputar ginjal

Umumnya mereka yang menderita penyakit ginjal atau mengalami gangguan ginjal tidak menunjukkan gejala yang mudah dikenali dan terlihat oleh kasat mata, namun mereka yang mengalami gangguan ginjal akan mengalami penurunan pada fungsi organ ginjal hampir 90 % sebelum merasakan keluhan.

Namun waspadailah jika penyakit ginjal dan gangguan ginjal lainnya menunjukkan gejala seperti mengalami tekanan darah tinggi, perubahan jumlah air kemih, ada darah dalam air kencing, bengkak pada kaki dan pergelangan kaki, rasa lemah serta sulit tidur, sakit kepala, sesak, dan merasa mual dan muntah.

Setiap orang memiliki resiko terserang penyakit ginjal dan gangguan ginjal lainnya, namun penyakit ginjal akan memiliki resiko lebih besar pada mereka yang memiliki gangguan kesehatan seperti penyakit diabetes mellitus, penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi, penyakit jantung dan faktor keturunan dari salah satu anggota keluarga yang menderita sakit ginjal.

Untuk mengetahui apakah kita mengalami atau memiliki resiko pada penyakit gangguan ginjal, dapat melakukan suatu pemeriksaan atau tes urine, jika urine yang kita miliki mengandung darah atau protein yang menunjukkan kelainan dari ginjal, maka dapat dikatakan kita memiliki resiko terserang penyakit gangguan ginjal.

Selain dengan melakukan pemeriksaan darah, kita juga dapat melakukan suatu tes darah dilaboratorium unutk mengetahui dan mengukur kadar kreatinin dan urea yang ada di dalam darah, jika ginjal diketahui tidak dapat berfungsi dengan baik, maka kadar kreatinin dan urea akan meningkatkan produksinya di dalam darah. Pemeriksaan lanjutan untuk mengenali kelainan berupa pemeriksaan radiologis dan biopsi ginjal. Biasanya pemeriksaan ini atas indikasi tertentu dan sesuai saran dokter.

Posted in Gejala Penyakit Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment